Senin, 07 November 2011

Jalan Ini Berawal Dari...


Bismillah...

Ceritaku di Jalan ini dimulai sangat unik. Berawal dari keingintahuanku yang besar akan 'sesuatu' yang bernama 'mentoring'.
Ketika pertama kali melihat hasil SNMPTN di website, aku kecewa karena tidak diterima di tempat impianku. Mungkin ini karena kesombonganku ketika pertama kali menginjakkan kaki di kampus dengan icon gajah aku mengatakan, "ini akan menjadi kampusku nanti." Dan ternyata, kampusku sekarang sama sekali jauh dari kampus Gajah. Well, ini yang dinamakan takabur, bertindak seakan kita sudah mengetahui garis tangan Allah, akhirnya malah kecewa. Satu pelajaran penting.

Hampir saja aku tidak akan menginjak bangku kuliah karena masalah finansial. Tapi Allah menolong jalan hamba-Nya ini sehingga kaki ini tetap masih bisa berpijak di dunia kampus dan bertemu dengan orang-orang luar biasa di dalamnya. Sejak saat itu aku berniat untuk masuk DKM ketika sudah kuliah nanti, belajar agama lebih banyak daripada ketika masih di bangku sekolah. Dan itu memang benar-benar terwujud di kemudian hari.

Minggu, 23 Oktober 2011

"Seorang yang telah dibina dan kemudian membina akan memberikan surplus kebaikan bagi dirinya sendiri dan umat."

Jumat, 21 Oktober 2011

Tukang Becak dan Panggilannya


Teringat akan Tausiyah bagus yang diceritakan oleh salah seorang teman pada sebuah rapat koordinasi:

Ada seorang tukang becak yang beberapa saat lalu baru saja menerima seorang ibu-ibu sebagai pelanggan becaknya. Saat sudah beberapa lama menjalankan becaknya menuju tempat yang diminta oleh Ibu itu, becak tersebut berhenti.

"Bu, saya dipanggil. Saya rela Ibu tidak membayar saya, karena saya harus memenuhi panggilan itu," jawabnya dan kemudian Ibu itu turun dari becaknya. Ibu itu penasaran dan mengikuti sang tukang becak sampai ke tempat seseorang memanggilnya. Ternyata tempat itu adalah Mesjid. Dan yang memanggilnya adalah Allah SWT.

Rabu, 19 Oktober 2011

Ya Rabb...

Masya Allah, telah begitu lama aku biarkan setan membelenggu perasaanku. Membuatku menjadi budak-budak penuh maksiat yang menghasilkan setoran dosa untuk laknatullah itu.

Astaghfirullah...

Ya Allah, bantulah hamba untuk memperbaiki ruhiyah ini. Semoga hamba bisa kembali ke jamaah ini, kembai membangun ukhuwah ini, kembali kepada-Mu...

Amin Ya Allah...

-Jatinangor, 19 Oktober 2011-