Kamis, 21 Januari 2010

Thanks to my friends...

Semua orang punya teman, entah itu teman baik, teman sapa, teman curhat, teman bareng ke kampus, teman bareng di angkot, dll.
Di postingan ini aku sebenar-benarnya ingin berterima kasih kepada semua teman-temanku, aku sangat beruntung memiliki teman-teman seperti kalian.

-Farida: terima kasih atas pertemanan kita sejak awal masuk kuliah di matematika sampai sekarang. Dulu, waktu aku merasa belum mempunyai teman dekat kamu datang dan menjadi teman cerita untukku. Aku sangat senang karena merasa bahwa orang lain pun mau berteman denganku yang biasa-biasa saja ini, bukan seseorang yang menonjol. Terima kasih juga karena selama masa kontrakan kostku belum jelas kamu mau menerimaku menginap di kamarmu selama beberapa hari, pada saat itu aku tidak tahu lagi harus tinggal dimana selain di kamarmu. Kemudian membantuku untuk pindah kostan. Kau tak tahu betapa berartinya bantuanmu itu untukku. Terima kasih, Far. Mungkin karena saat ini kita disibukkan oleh kesibukkan masing-masing, kenyataan bahwa kita tidak sekelas dan mengambil organisasi yang berbeda menyebabkan kita jarang bertemu dan mengobrol. Maafkan aku jika selama ini telah membuatmu merasa tidak nyaman karena perkataan dan perbuatanku. Saranghae, Far...

-Widya: wuah, banyak yang kita alami bersama di masa-masa awal kuliah. Dimana aku sering menginap di kostanmu karena kostanku jauh. Terima kasih karena kamu sudah menerimaku begitu baik hingga aku merasa nyaman berada bersamamu, Wid. Maafkan aku yang begitu egois dan emosian sehingga membuatmu merasa tidak nyaman ketika bersamaku. Aku tidak pernah ingin kehilangan teman sepertimu, Wid. Gumao yo, Saranghae...

-Istiyanah: eh, mianhae, di awal-awal pertemanan kita aku merasa begitu menyebalkan terhadapmu. Mungkin karena kita masih sama-sama belum mengerti tentang satu sama lain sehingga masih segan, dll. Tapi semakin kesini kita semakin mengerti dan semakin dekat hingga berani untuk menceritakan hal-hal yang sebelumnya tidak ingin diceritakan. Terima kasih ya, untuk kesabaranmu selama bersamaku, aku yang suka telat (dimana Is selalu datang tepat waktu), Is yang senantiasa nyamper ke kosan demi kita berangkat bareng ke kampus. Aku tidak lupa saat aku sedang ujian anreg dan Is rela memotocopy-kan jawaban PRO kemudian menaruhnya di mushola. Terima kasih Is, Saranghae...

-Irna: Oh, ukhtiku, teman curhatku sepanjang masa, hehehe. Maafkan aku yang begitu menyebalkan, menerimamu di kamarku dengan perlakuan yang begitu tidak mengenakkan. Dan ejekan-ejekanku, maafkan ya, aku hanya bermaksud untuk mencairkan persahabatan kita dengan ejekan-ejekan itu. Karena menurutku jika persahabatan itu hanya berisi sesuatu yang menyenangkan tidak akan harmonis dan membosankan. Ukhti, jangan jatuh sekarang ya, malah jangan sampai pernah jatuh dan putus asa dalam menjalani hidup ini. Perjalanan kita masih panjang, selalu ikhtiar dan berdoa pada-Nya. Terima kasih juga karena dirimu selalu ada pada saat aku ingin menumpahkan segala sesuatu. Menyemangatiku saat aku jatuh. Dan tak lupa rasa terima kasihku saat kamu membantuku pindah kostan bersama Farida. Saranghae, ukhti…

-Teh Fitri: Unnie, hiks, terima kasih karena telah mengijinkanku menjadi dongsaengmu. Betapa aku menghargai itu. Aku yang tidak punya kakak sangat merasa dijaga oleh dan dibimbing olehmu. Terima kasih karena setiap saat aku ingin cerita kamu selalu ada, dan mendengarkan serta memberi nasihat padaku. Terima kasih karena kamu selalu menerimaku di kosanmu, sampai-sampai dimasakin juga. Semoga persahabatan dan persaudaraan ini akan terus dan terus. Saranghae Unnie..

-Teh Tifa: He, walaupun dirimu sudah menyuruhku menggunakan Kak, tetap saja aku menggunakan Teh untuk memanggilmu, maafkan ya. Terima kasih karena dirimulah aku bias menjadi seperti ini. Sewaktu kamu dating dan mabit di kosanku kamu menceritakan dan menjelaskan segala hal yang sebelumnya tidak ku ketahui. Dan hasilnya sekarang aku sudah tahu yang aku perlu ketahui berkatmu. Maafkan jika aku pernah melakukan sesuatu yang tidak kamu sukai, katakana saja hal apa itu yang tidak kamu sukai dan kita bias memperbaikinya bersama-sama, karena aku orang yang tidak peka sehingga tidak tahu apa yang tidak disukai orang dariku. Saranghae, ukhti…

-Teh Tami: waw, kakak kembaranku, begitu miripkah kita? Banyak yang bilang begitu. Unnie, aku menyadari bahwa selama pertemanan ini aku sering menyakiti hatimu, apalagi dalam kepanitiaan, aku sering tidak dating atau tidak focus pada rapat yang sedang berjalan, maaf ya. Kesabaranmu dalam menghadapiku perlu diacungi jempol. Saranghae, Tami Unnie…

-Teh Ayu: duh, kakak mentorku... Maafkan aku yang membandel ini ya? Juga jarang membantu saat keputrian, mianhae, Unnie. Maafkan aku juga karena telah menghilangkan daftar proker Ta'lim keputrian, duh gimana dong? Apa yang bisa kulakukan untuk menggantinya? Terima kasih karena mau membimbingku hingga seperti ini, terima kasih karena telah menjadi kakak mentorku bersama Teh Uli.. Saranghae...

-Yayah: aku sangat menyayangkan persahabatan kita yang sekarang semakin merenggang. Apakah hanya aku yang merasakannya atau tidak, tapi perasaanku merasakan bahwa kamu tidak menyukaiku. Maafkan apapun yang pernah kulakukan, Yah. Aku tidak pernah ingin hal ini terjadi, maafkan aku sekali lagi. Dan terima kasih karena di awal-awal mabim itu menerimaku sebagai teman apa adanya. Kamulah yang paling tahan pada kelakuanku saat itu dimana teman-teman yang berkata bahwa aku terlalu begini aku terlalu begitu. Kamu Cuma bilang,”aku biasa saja, karena aku tahu Ai itu orangnya seperti itu, aku tidak masukkin dalam hati.” Makasih juga atas pemberian kerudungnya, sangat berguna bagiku. Yah, mianhae, saranghae…

-Novie, Martha, Melly: temanku, terima kasih atas segala yang telah kamu korbankan untukku. Masa-masa bersama kalian sungguh menyenangkan, ketika kita pergi ke tempat makan bersama-sama dan mengobrolkan sesuatu yang membuat kita senang, terima kasih, teman selamanya ya? Saranghae…


Benar, kalian semua adalah teman-teman baikku, jangan pernah lupakan persahabatan yang telah kita jalin sampai saat ini. My friends, saranghae...

2 komentar:

  1. wah, seneng banget termasuk salah satu dari temen baiknya aisyah .. hehe .. tak kan dilupakan lah ..
    tapi ko foto ku itu yg ditaruh.. itu kan model rambutku jelek kali .. haha ..
    saranghae too? btw what is saranghae? .. mely ..

    BalasHapus
  2. saranghae itu artinya aku sayang kamu...
    hehehe...

    BalasHapus