Minggu, 21 Maret 2010

Chowa yo...

Ayah dan Ibuku…

Maafin danny ya kalo wajahnya selalu cemberut saat kita bertemu. Entah kenapa saat berjauhan, perasaan kangen itu bisa muncul tiap saat. Tapi saat bertemu, otomatis ekspresi wajah yang keluar adalah seperti itu. Sepertinya memang sudah sejak dulu aku menggunakan ekspresi wajah seperti itu saat bertemu dengan Ayah dan Ibu. Sejak dulu aku tidak pernah sadar saat Ibu mengatakan, “jangan suka cemberut ah, jelek,” aku pikir mungkin saat itu memang sedang tidak mood. Tetapi setelah dilihat sekarang mengapa ekspresi itu selalu muncul saat aku sedang bersama Ayah dan Ibu? Aku juga tidak mengerti.

Aku berpikir, apakah itu karena dahulu sewaktu kecil aku selalu saja cemberut ketika mendapatkan apa yang kuinginkan? Mungkin kebiasaan itu terbawa sampai sekarang. Ketika aku pulang dari Jatinangor, aku merasa bahwa sambutan untukku itu tidak sesuai yang aku inginkan, Ayah Ibu tetap saja sibuk dengan pekerjaannya, makanya ekspresi kesal itu muncul di wajahku.

Maafkan aku Ayah dan Ibu.

Padahal kalian sudah membesarkanku sampai saat ini, menjagaku agar aku tidak jatuh ke jalan-jalan yang sesat atau yang berbahaya. Membesarkanku hingga aku bisa mensyukuri Islam sampai saat ini. Maafkan aku Ayah dan Ibu, mungkin memang egoisku masih besar hingga sekarang. Maafkan anak yang tidak berbakti ini.

Aku menyayangi Ayah, Ibu, dan adik… Keluarga yang Subhanallah, bisa menciptakan aku yang seperti ini. Alhamdulillah…

Semoga Allah selalu memberikan kesehatan lahir dan batin kepadamu semua…

Amin…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar