Mengapa hidupini penuh plihan ya?
Pilihan itu, entah ada berapa, pasti memiliki kekurangan dan kelebihannya. Tapi justru itulah yang dibutuhkan bagi kita untuk dapat memilihnya dengan baik.
Waktu itu pernah dapet materi, waktu ospek di jurusan, tentang bagaimana memilih apa yang baik. Biasalah,pasti pilihannya antara keluarga yang sakit, acara yang dekat hari H nya, ujian. Kamu mau pilih yang mana,dan alasannya apa?
Aku lupa dulu pilih apa ya? Karena waktu itu pikiranku masih jernih, tidak seperti sekarang. Contoh-contoh pilihan seperti itulah yang terjadi padaku sekarang. Well, mirip.
Aku punya tanggung jawab di kampus yang harus kuurusi,tetapi di lain hal di rumah aku dibutuhkan untuk membantu ibuku yang sedang sakit menyiapkan syukuran. Aku tidak tega melihat ibuku yang sakit ini bekerja sendirian, karena itu dalamsatu hari ini aku bereskan semua urusanku di Kampus dan langsung pulang lagi. Walaupun dengan pilihan ini, Ibuku masih merasa keberatan.
Aku bingung...Apa yang harus aku lakukan?Mengapa Ibuku seperti itu? Dia menampakkan ekspresi seperti aku ini ingatnya pada hal-halberbau kampus saja, bukan keluarga. Padahal itu karena aku punya tanggung jawab di kampus. Aku merasa seperti anak yang sangat tidak berbakti. Hhh, bagaimana ini???
Dilema
Dilema
Dilema...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar